fbpx

6 Alasan Pentingnya Desain Grafis dalam Bidang Pendidikan

Memasuki era digital keberadaan desain grafis semakin tampak di permukaan, seolah menjadi bagian dari kehidupan. Tidak lagi hanya dibutuhkan untuk pembuatan logo, kini beralih untuk kebutuhan beragam bidang. Di bidang pendidikan desain grafis berguna sebagai metode pembelajaran. Anda membutuhkan desain grafis dalam presentasi, supaya materi lebih tersampaikan. Audiens tidak akan bosan dengan beragam visual gambar dan bentuk.

Aplikasikan Desain Grafis untuk Menyampaikan Informasi

1. Sampaikan Pesan dalam Bentuk Visual

Desain grafis merupakan cara berkomunikasi dalam bentuk visual, dengan menggunakan fasilitas gambar. Metode tersebut adalah sarana untuk menyampaikan pesan, yang mudah dipahami audiens. Secara umum audiens lebih menyukai cara penyampaian materi, dalam bentuk visual daripada teks. Visual gambar lebih universal ditangkap oleh seseorang, dengan latar belakang yang berbeda. Bagi mereka tampilan gambar terlihat lebih menarik, dan tidak membosankan.

Dalam dunia perkuliahan menampilkan slide presentasi monoton, cenderung tidak menarik perhatian audiens. Mereka akan pasif terhadap apa yang anda sampaikan, karena materi di slide presentasi terlalu mendetail. Template powerpoint yang polos dengan banyak tulisan, membuat audiens malas untuk membacanya. Sebagai presentator anda tidak bisa menyampaikan pesan, yang mudah dipahami audiens.

Oleh sebab itu anda membutuhkan desain grafis, untuk menyampaikan informasi yang mudah dipahami. Anda bisa menerapkan beragam bentuk visual, dengan gambar-gambar lucu dan menyenangkan. Dengan menampilkan desain grafis dalam presentasi, setidaknya menambah tingkat percaya diri. Karena anda menghadirkan slide powerpoint yang penuh nilai seni, sehingga terlihat lebih menarik.  

pentingnya desain grafis dalam proses pengajaran

2. Konten Lebih Efektif dan Efisien

Sebelum adanya desain grafis bentuk slide powerpoint tampak monoton, dan penuh dengan tulisan. Terkadang menghabiskan banyak slide untuk menyampaikan materi, alasan utama presentasi membosankan. Jika model powerpoint seperti itu disajikan untuk pelajar, tidak ada jaminan mereka mempelajarinya. Bagi pelajar slide presentasi tampak seperti text book, yang dipindahkan dalam bentuk powerpoint.

Perlu anda tahu bahwa pelajar cenderung menyukai hal yang simple, termasuk metode pembelajaran. Materi yang disampaikan secara padat dan efektif, lebih mudah terserap dalam otak. Lalu bagaimana membuat powerpoint menarik? Anda hanya perlu menerapkan desain grafis dalam slide presentasi. Media tersebut menampilkan visual gambar dan animasi, yang membantu untuk menyampaikan inti materi.

Mengaplikasikan desain grafis dalam powerpoint, akan membuat materi terlihat lebih simple. Menghadirkan konten yang efektif dan efisien, serta memuat informasi yang tidak mendetail. Mengimplementasikan desain grafis dalam presentasi, akan menampilkan jumlah slide yang lebih padat. Semua materi terangkum dalam visual gambar atau animasi, yang sekiranya lebih menarik perhatian audiens.


Baca juga :
Powerpoint Alternatif Software Edit Video Ringan ?!

3. Maknanya Lebih Tersampaikan

Bagi mahasiswa membuat slide presentasi termasuk kegiatan yang membosankan. Mereka dituntut untuk merangkum banyak materi, menjadi poin-poin yang informatif. Mau tidak mau mahasiswa harus membaca keseluruhan materi, baru merangkumnya dalam bentuk powerpoint. Itulah mengapa mahasiswa cenderung malas, apabila diberi tugas untuk menampilkan presentasi. Belum lagi harus membuat slide presentasi yang terlalu banyak.

Slide powerpoint dengan jumlah puluhan, cenderung membuat bosan audiens. Mereka tidak menangkap apa yang menjadi inti pesan, dalam penyampaian presentasi. Si presentator terlalu menampilkan informasi, yang berbelit dan kurang jelas. Mungkin audiens akan menghargai cara penyampaian anda, tapi belum tentu memahami. Hal tersebut menandakan bahwa materi, tidak dapat tersampaikan dengan baik.

Melihat kondisi tersebut ada baiknya memakai desain grafis dalam presentasi. Ada beberapa template powerpoint yang bisa anda gunakan. Penggunaannya pun lebih mudah daripada menggunakan software khusus desain grafis. Lewat template tersebut anda bisa menampilkan materi yang informatif, dalam bentuk video atau animasi gambar. Setidaknya audiens lebih memperhatikan si presentator, dan menyimak apapun yang disampaikan. Slide powerpoint tersebut menjadi kunci utama, untuk mengalihkan perhatian para audiens.

cara membuat desain grafis, animasi dan video sinema dengan mudah

4. Lebih Hemat Waktu

Sadarkah anda saat membuat powerpoint akan menghabiskan banyak waktu? Pertama anda perlu membaca materi, kemudian merangkumnya dalam bentuk slide. Sayangnya tidak hanya menampilkan satu atau dua slide, tapi puluhan slide dengan banyak tulisan. Bagi si pembuat slide kegiatan tersebut membuang banyak waktu. Tidak bisa langsung memadatkan materi, dengan mengambil poin-poin penting.

Berbeda jika anda melibatkan desain grafis saat membuat powerpoint, karena penyampaian informasi lebih padat. Dengan menampilkan desain grafis dalam presentasi, anda lebih menghemat waktu. Karena semua informasi terangkum dalam satu grafis, yang divisualkan dalam bentuk gambar maupun video. Anda tidak perlu membaca materi berulang kali, untuk mendapatkan poin penting. Desain grafis akan merangkum materi lebih padat, dan transfer informasi lebih baik.

5. Pembelajaran Lebih Kondusif

Desain grafis menampilkan visual gambar yang tampak menarik, dan enak untuk dilihat. Berbeda dengan slide powerpoint manual yang cenderung membosankan. Alasan tersebut cukup kuat mengapa para pelajar agak malas, jika diminta untuk mempelajari materi kembali. Tampilan yang kurang menarik menjadi faktor utama, pelajar tidak tertarik untuk membacanya. Pikiran sudah terbebani lebih dulu mengingat puluhan slide, yang harus dibaca ulang.

Bentuk visual gambar atau video animasi cenderung diminati oleh para pelajar. Apalagi di era millenials seperti ini, dimana belajar dengan audio visual lebih mudah diingat. Konten gambar bergerakan akan membangkitkan daya imajinasi, sehingga proses mengingat lebih cepat. Jadi menerapkan desain grafis dalam presentasi merupakan pilihan yang tepat. Suasana belajar pun tampak lebih kondusif karena fokus pelajar pada slide powerpoint.

Metode pembelajaran dengan desain grafis, akan membuat sistem belajar di kelas lebih efektif. Karena ada hal menarik yang mengalihkan perhatian mereka, sehingga daya konsentrasi akan bekerja lebih baik. Porsi menyerap materi juga lebih cepat daripada penyampaian secara text book. Lewat desain grafis pun daya imajinasi akan terasah, sebab otak terus memvisualisasikan gambar.

6. Penyerapan Ilmu Lebih Cepat

Perlu anda tahu bahwa tidak semua materi bisa disampaikan, dalam bentuk narasi. Contohnya materi tentang anggota bentuk tubuh, yang membutuhkan visual lebih nyata. Tujuannya agar ilmu yang hendak disampaikam, menjadi mudah dipahami oleh pelajar. Karena itu anda memerlukan desain grafis, sebagai media menyampaikan informasi yang tepat.

Sedangkan bagi mahasiswa desain grafis menjadi penyelamat, saat mendapat giliran tugas presentasi. Tidak perlu lagi merangkum lalu dijabarkan dalam slide panjang, hanya perlu menampilkan poin penting. Kemudian divisualkan dalam ragam bentuk dengan nilai seni, dan daya kreatif yang tinggi. Sehingga audiens lebih menangkap apa yang disampaikan oleh si presentator. Poin penting tersebut sudah mewakili keseluruhan materi, yang hendak dijabarkan.

Desain grafis berguna untuk menghasilkan slide powerpoint yang menarik, dalam bentuk gambar atau video. Materi yang disampaikan pun lebih padat dan informatif, sehingga lebih mudah dipahami oleh audiens. Tidak ada lagi keluhan cara penyampaian yang membosankan, karena bentuk visual telah menyedot perhatian audiens. Fokus audiens akan berpusat pada si presentator, dan menyerap apapun informasi yang disampaikan.

(mgcltr-reg)

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *